Showing posts with label penyakit. Show all posts
Showing posts with label penyakit. Show all posts

Waspadai! Sakit Gigi Bisa Picu Diabetes dan Penyakit Serius Lainnya

Sakit gigi sering dianggap sepele. Padahal, jika dibiarkan, kerusakan gigi bisa memicu berbagai masalah kesehatan serius—bahkan berisiko menyebabkan diabetes tipe 2.

Kaitan Antara Sakit Gigi dan Diabetes

Penelitian di Amerika Serikat menunjukkan bahwa penderita kerusakan gigi kronis berisiko tinggi mengalami diabetes tipe 2. Temuan ini didukung oleh sejumlah pakar kesehatan gigi dan diabetes di Inggris, meskipun masih dibutuhkan riset lebih lanjut.

Kerusakan gigi yang parah memungkinkan bakteri masuk ke aliran darah dan mengganggu sistem imun. Tubuh akan melepaskan protein bernama cytokines, yang dapat merusak sel pankreas penghasil insulin—hormon yang penting untuk mengatur kadar gula darah.



> Baca juga: Obat Sakit Gigi Paling Ampuh dan Alami



Kenapa Ini Berbahaya?

Menurut Dr. Anthony Iacopino dari Marquette University, tingginya kadar cytokines di dalam pankreas dapat menghancurkan kemampuan tubuh memproduksi insulin. Bahkan orang yang sebelumnya sehat bisa saja terkena diabetes hanya karena infeksi gigi yang tidak diobati.

Kondisi ini juga diperparah jika seseorang memiliki kadar kolesterol tinggi, terutama dari glukosa yang tidak dikelola dengan baik.

Perawatan Gigi, Kunci Pencegahan Diabetes

Untuk penderita diabetes, menjaga kesehatan mulut adalah hal yang wajib dilakukan. Tapi bagi yang masih sehat, menjaga kebersihan gigi bisa mencegah penyakit kronis di kemudian hari.

Beberapa tips yang bisa dilakukan:

Sikat gigi dua kali sehari menggunakan pasta gigi berfluoride

Gunakan benang gigi secara rutin

Hindari makanan tinggi gula

Periksa gigi ke dokter minimal 6 bulan sekali



> Baca juga: Kecantikan Gigi: Tips Menjaga Senyum Cerah dan Sehat



Radang Gusi Bisa Jadi Pemicu Awal

Masalah gigi ringan seperti radang gusi sering kali diabaikan. Padahal, plak yang menumpuk bisa menyebabkan infeksi serius jika tidak ditangani. Pada tahap lanjut, hal ini bahkan bisa menyebabkan pencabutan gigi.

Kesimpulan

Kesehatan gigi dan mulut sangat berpengaruh terhadap kondisi tubuh secara keseluruhan. Jangan menunggu sampai sakit gigi parah untuk mulai peduli.

Mulailah dengan kebiasaan kecil—sikat gigi rutin, kontrol makanan, dan periksa ke dokter. Kesehatan hari ini, investasi untuk hari esok.

Rematik Autoimun Waspadalah Dengan Penyakit Ini

Informasi Kesehatan - Penyakit rematik autoimun (Rheumatic Autoimmune Disease – RAD) adalah penyakit yang gejalanya antara lain perasaan tidak nyaman, peradangan, kaku otot dan rasa sakit pada persendian (muscoskeletal system).

Penyakit ini juga sering dikenal sebagai penyakit jaringan ikat (connective tissue). Jaringan ikat adalah jaringan yang menghubungkan bagian-bagian tubuh dan organ dalam tubuh.

Contoh jaringan ikat adalah kulit, kartilago dan jaringan-jaringan yang lain pada persendian dan jaringan tubuh yang membungkus organ dalam.

Pada penyakit RAD sistem kekebalan tubuh menyerang sendi, otot, kulit, pembuluh darah (blood vessels) dan menyebabkan radang (inflamasi).

Radang - kombinasi antara rasa sakit, melunaknya jaringan, bengkak, kemerahan dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan tubuh. Kerusakan ini dapat terjadi dalam bentuk luka (scarring) pada jaringan atau pembuluh darah atau tergerusnya (erosi) persendian.

RAD

Gejala Umum Penderita RAD


Penderita RAD umumnya mengalami gejala kelelahan yang sangat kuat, sakit atau kaku pada persendian sehingga otot terasa lemah, bintil-bintil merah di kulit (skin rash), mati rasa (numbness) atau sensasi serasa ditusuk jarum (tingling) pada tangan atau kaki.

Terkadang penderita mengalami demam yang tidak diketahui penyebabnya. Ada juga penderita yang mengalami gejala kekeringan di mata atau bahkan rambut rontok. 

Dengan gejala yang sangat umum dan bermacam-macam seperti itu, cukup sulit untuk mendeteksi rematik autoimun baik bagi dokter maupun pasien.

Pada tahap-tahap awal RAD susah dideteksi karena belum semua simptom muncul. Pada tahap ini tes laboratorium dapat membantu mendeteksi penyakit autoimun secara umum, tetapi penyakit autoimun yang mana secara spesifik masih belum bisa terlihat jelas. Peran spesialis di bidang rematik (rheumatologist) akan sangat membantu.

Screening pertama yang harus dijalani oleh penderita RAD adalah tes Antinuclear Antibody (ANA). Pada tes ANA, orang tua yang mempunyai infeksi kronis atau pengguna obat-obatan tertentu bisa terdeteksi positif. Jika hasil tes ANA positif, tes ANA harus dikonfirmasi dengan tes yang lain
Hasil tes laboratorium dinyatakan dengan rasio, misalnya 1:40, 1:160 atau 1:640. Rasio 1:40 artinya setelah diencerkan 40 kali, ANA sudah tidak bisa terdeteksi. Rasio 1:40 lebih positif terkena RAD daripada 1:640. Contoh tes laboratorium yang dapat mendeteksi RAD:

  • Anti-dsDNA (lupus)
  • Anti-Sm (lupus dan mixed connective tissue disease)
  • Anti-Sm/RNP (lupus dan mixed connective tissue disease)
  • Anti-SSA/SSB (Sjὅgren syndrome)
  • Anti-Jo-1 (dermatomyositis, polymyositis)
  • · Anti-Scl-70 (Scleroderma)

Pengobatan

Pengobatan RAD tergantung dari seberapa parah gejala yang diderita pasien dan keunikan yang dimiliki masing-masing penderita.

Satu hal yang pasti adalah pentingnya identifikasi RAD dan pengobatan sedini mungkin untuk menghambat laju penyakit dan mempertahankan fungsi persendian dan organ dalam.


Dibawah ini adalah pengobatan yang biasa diresepkan dokter untuk penderita RAD:

·NSAIDs (non steroidal anti-inflammatory drugs) untuk meredakan sakit dan bengkak. Contoh: Ibuprofen, fenoprofen, naproxen, celecoxib, dan aspirin.

· Steroid (glucocorticoids) digunakan untuk mengendalikan radang dan menekan sistem kekebalan. Obat-obatan ini bisa menekan kekebalan sehingga mencegah kerusakan organ.

Jika anda belum mengerti mengapa penyakit autoimun diatasi dengan melemahkan sistem kekebalan tubuh, anda perlu membaca bagian lain di website ini tentang dasar-dasar sistem kekebalan tubuh.

· DMARDs (disease-modifying anti-rheumatics drugs) digunakan untuk menekan sistem kekebalan yang over reaktif. Contoh methothrexate, cyclophospamide, azathioprine, dll

· Produk biologi (biologic medical product), merupakan obat jenis baru. Obat kategori ini bekerja dengan cara menginterupsi proses terjadinya peradangan.

Contoh adalimurnab, etanercept (Enbrel), infliximab, rituximab, abatacept, dll.
baca juga artikel manfaat jahe untuk kesehatan

Penyakit yang dikategorikan sebagai RAD

Lupus

Lupus disebut penyakit autoimun sistemik (multi-sistem) karena Lupus menyerang hampir seluruh organ tubuh yaitu pembuluh darah, otot, sendi, paru-paru, ginjal, jantung dan sistem saraf pusat.

Ada tiga jenis kategori lupus. Yang paling umum dijumpai adalah Systemic Lupus Erythematosus (SLE), biasanya ketika orang menyebut Lupus yang dimaksud adalah SLE.

Discoid Lupus Erythematosus adalah Lupus yang menyerang kulit, ditandai dengan penebalan kulit, munculnya sisik dan kemerahan pada wajah dan leher.

Ada penyakit lupus yang diakibatkan karena konsumsi obat-obatan (Drug-Induced lupus). Lupus jenis ini biasanya akan hilang dengan sendirinya jika konsumsi obat dihentikan.

Simptom Lupus

· Pembengkakan sendi
· Otot sakit
· Kelelahan yang amat sangat
· Demam
· Ruam-ruam di kulit, kemerahan pada wajah yang biasanya menyerupai bentuk kupu-kupu
· Sensitifitas terhadap matahari atau cahaya
· Luka pada mulut dan hidung bagian dalam
· Gangguan ginjal (kencing bercampur darah atau kadar protein tinggi)
· Rambut rontok
· Sakit di dada saat menghirup nafas dalam-dalam
· Kelenjar-kelanjar tubuh membengkak
· Sel-sel darah tidak normal (sel darah putih, merah dan platelet terlalu sedikit)
· Jika kedinginan jemari memucat atau berubah ungu (Raynaud’s phenomenon)
· Darah mengental (hypercoagulability)
· Gangguan saraf (gangguan cognitive dan kejang-kejang)


Rheumatoid Arthritis (RA)


Penyakit autoimun dimana sistem kekebalan menyerang synovium (lining of the joints). RA juga bisa menyerang paru-paru, ginjal dan organ lainnya.

Symptom RA meliputi sakit dan kaku pada persendian. Pada tahap lanjutan, terjadi perubahan bentuk tulang dan sendi (deformity) sehingga sangat mengganggu mobilitas.

Kadang-kadang gejala-gejala diatas disertai dengan kelelahan, demam, turun berat badan, anemia dan inflamasi di mata.
baca juga artikel jenis-jeinis penyakit varises

Scleroderma

Scleroderma adalah sekumpulan penyakit dimana terjadi pertumbuhan yang tidak normal dari jaringan ikat.

Penyakit ini menunjukkan gejala-gejala berikut : kulit terasa keras, tebal dan mengencang sehingga pembuluh darah dan organ dalam ikut terpengaruh.

Jika wajah terkena scleroderma, wajah tidak akan tampak simetris. Pada penderita scleroderma sistemik muncul kondisi-kondisi yang disingkat menjadi akronim CREST.

·Calcinosis, kondisi dimana pada jaringan ikat terakumulasi calcium dalam konsentrasi yang tinggi

·Raynaud’s phenomenon, pembuluh darah di jemari menyempit jika kedinginan. Jika darah mengalir lagi jari jemari akan kembali memerah.

·Esophageal dysfunction, otot-otot halus di esophagus tidak sanggup bergerak normal sehingga mengakibatkan kesulitan saat menelan dan chronic heartburn (sensasi terbakar pada dada bagian bawah)

· Sclerodactyly, tumbuhnya kulit yang tebal dan kencang pada jemari

·Telenagiectasias, munculnya bintik-bintik pada wajah dan tangan yang disebabkan oleh pembengkakan pembuluh-pembuluh darah

Pada tahap lanjut pasien bisa mengalami kondisi pulmonary hypertension (tekanan darah tinggi pada pembuluh darah paru-paru) dan gangguan ginjal.

Sjὅgren syndrome

Penyakit ini menyerang kelenjar-kelenjar yang mengatur kelembaban seperti kelenjar liur dan air mata. Penyakit ini menyebabkan mulut, mata dan vagina mengering.

Seperti halnya penyakit-penyakit lain yang sudah disebut diatas, Sjὅgren syndrome juga menyerang organ-organ dalam seperti ginjal, pembuluh darah, paru-paru, hati, pancreas, gastrointestinal (lambung dan usus), dan sistem saraf.

Kadang-kadang disertai kelelahan dan nyeri sendi. Penyakit ini memperbesar peluang pasien terkena limfoma.

Myositis

Myositis adalah kondisi autoimun yang mengakibatkan kelemahan otot. Pada Polymyositis, terjadi radang otot di sekujur tubuh. 

Kadang-kadang disertai kesulitan saat menelan, demam dan kehilangan berat badan. Pasien akan kesulitan bangkit dari posisi duduk, mengangkat benda-benda dan menaikkan tangan hingga posisi diatas kepala.

Dermatomyositis adalah penyakit dengan gejala yang hampir sama seperti polymyositis. Yang membedakan adalah pada dermatomyositis muncul bercak-bercak ungu kebiruan pada leher, wajah, bahu dan dada bagian atas.

Mixed Connective Tissue Disease (MTCD) dan Undifferentiated Connective Tissue Disease (UTCD)

MTCD adalah penyakit yang menyerang jaringan ikat. Para ahli masih memperdebatkan apakah MTCD adalah penyakit tersendiri atau penyakit-penyakit jaringan ikat yang tumpang tindih karena gejalanya adalah gabungan dari gejala-gejala Lupus, Scleroderma, Sjorgen dan Myositis.

UTCD adalah penyakit RAD yang mempunyai sebagian dari gejala-gejala penyakit jaringan ikat yang disebutkan diatas tetapi jenis dan kualitasnya tidak cukup untuk diklasifikasikan ke dalam salah satu penyakit.


Biasanya orang yang menderita UTCD mengalami derita ringan dimana organ dalam tidak ikut terimbas.


Spondyloarthropathies

Kelompok penyakit ini menyerang persendian dan mengakibatkan inflamasi pada tulang belakang. Jenis-jenis penyakit ini:

Ankylosing spondylitis (AS) ditandai oleh radang kronis pada persambungan tulang belakang. Pada beberapa kasus terjadi radang pada sambungan bahu, tulang iga, pinggul, lutut dan kaki.

AS dapat menyerang persambungan antara tulang dan tendon, ligamen atau joint capsule (salah satu komponen persendian – lihat gambar diatas).

Ciri-ciri utama penyakit ini adalah peradangan pada sacroiliac joints (sambungan antara tulang belakang dan pelvis). Jika dibiarkan terlalu lama akan terjadi pertumbuhan tulang tambahan sehingga tulang belakang akan kehilangan fleksibilitas.

Psoriasis Arthritis adalah arthritis yang berhubungan dengan psoriasis. Psoriasis adalah penyakit autoimun pada kulit yang ditandai oleh kulit kemerahan, bersisik dan bercak-bercak kering. 

Kurang lebih 30% penderita Psoriasis terkena (Psoriasis) Arthritis dengan gejala rasa sakit, bengkak dan rasa kaku pada sendi.

Reactive arthritis adalah arthritis yang terjadi karena adanya infeksi. Sendi-sendi menjadi bengkak, lunak dan terasa hangat terutama di daerah kaki bagian bawah paha (lower extremity).'

Enteropathic spondyloarthritis adalah arthritis yang menyertai inflammatory bowel diseases seperti Crohn’s disease dan ulcerative colitis.

Catatan: Artikel diatas adalah terjemahan bebas dari website AARDA (American Autoimmune Related Disease Association).

Jenis Gejala Dan Penyebab kanker limfoma anda harus tahu

Limfoma, merupakan penyakit yang kurang di pahami orang awam. Namun, seharusnya anda harus tahu penyakit ini, karena penyakit ini merupakan type kanker yang beresiko.


Saat limfoma menyerang, sebagian sel getah bening jadi tak normal, serta dapat tumbuh sel kanker. Limfoma sendiri memiliki susunan yang kecil serta ada di sepanjang pembuluh darah, yang terkumpul didalam kelenjar getah bening.

Sama juga dengan kanker pada umumnya, pada organ yang terserang dapat membesar serta membentuk benjolan. Pada awal mulanya benjolan yang umumnya terdapat di leher, pangkal paha atau ketiak penderita tidak akan merasa sakit. Tetapi, setelah menjalar dan mengembang, penderita akan merasa sakit.

Jenis Gejala  Dan Penyebab kanker limfoma

https://kesehatanye.blogspot.com/2016/02/Jenis-Gejala-Dan-Penyebab-kanker-limfoma.html
kanker limfoma

Jenis jenis kanker limfoma

Kanker limfoma bisa di kategorikan menjadi dua jenis, yaitu limfoma Hodgkin dan non-Hodgkin. Perbedaan utama kedua kanker tersebut terletak pada jenis limfosit yang diserang kanker dan dapat di ketahui melalui pemeriksaan dokter.

· Dokter mengetahui jika penderita termasuk dalam golongan kanker jenis Hodgkin saat pemeriksaan dokter mendeteksi adanya sel abnormal Reed-sternberg dalam sel kanker.

· Sedangkan jika penderita di golongkan dalam kategori limfoma non-hodgkin pada saat pemeriksaan dokter tidak mendeteksi adanya sel abnormal.

Dari kedua jenis golongan tersebut limfoma non-Hodgkin lebih sering terjadi dibandingkan limfoma Hodgkin. diperkirakan sekitar 8 dari 10 kasus kanker limfoma merupakan jenis limfoma nonn-Hodgkin.

Gejala-gejala limfoma

Pada umumnya gejala utama yang dialami penderita tumbuhnya benjolan. benjolan tersebut tidak terasa sakit dan biasa nya benjolan tersebut akan muncul pada leher, ketiak dan selangkangan.
Selain munculnya benjolan, ada beberapa gejala yang mungkin akan dirasakan si penderita,gejala-gejala yang dirasakan meliputi:

· Terdaapat benjolan tanpa rasa sakit di leher, ketiak dan pangkal paha
Tanda-tanda ini merupakan tanda yang umumnya ditemukan bila seseorang terkena limfoma. Benjolan ini di sebabkan oleh pembesaran kelenjar getah bening. Banyak pasien pada awalnya melihat benjolan pada saat mandi,tetapi mempunyai benjolan bukan berarti hanya terkena kanker limfoma.ada baiknya jika anda mempunyai benjolan periksakan ke dokter.

· Penurunan berat badan
Jika terkena limfoma, pada umumnya berat badan dapat turun dengan mencolok tanpa penyebab yang jelas.

· Demam
Jika anda merasakan demam yang tidak normal, seperti demamm yang sering kambuh atau demam yang tak kunjung sembuh. itu merupakan tanda supaya anda segera memeriksakan demam anda ke dokter. bisa jadi hal tersebut merupakan gejala kanker limfoma.

· Mengeluarkan keringat berlebih di malam hari
Jika pada malam hari anda mengeluarkan keringat berlebih tanpa sebab yang pasti, bisa jadi hal tersebut merupakan gejalan limfoma.

· Rasa gatal di seluruh tubuh
Rasa gatal yang anda rasakan di seluruh tubuh kemungkinan di sebabkan dari limfoma.

· Kehilangan nafsu makan
Limfoma juga dapat menghilangkan nafsu makan, sehingga berat badan akan turun drastic.

· Tubuh merasa lemah
Pada saat sel kanker berkembang, sel tersebut dapat menyerap nutrisi tubuh,yang mengakibatkan tubuh merasa lemah.

Hubungi dokter jika anda merasakan gejala-gejala di atas. Walaupun memiliki benjolan, bukan berarti anda pasti menderita kanker limfoma, tetapi ada baiknya anda memeriksakan sedini mungkin.

Penyebab dan faktor kanker limfoma

limfoma terjadi karena adanya perubahan atau mutasi pada DNA sel-sel limfosit sehingga pertumbuhannya menjadi tidak terkendali.penyebab mutase belum di ketahui secara pasti. tetapi terdapat beberapa factor yang diduga kuat dapat meningkatkan seseorang terkena limfoma.
Faktor-faktor risiko tersebut meliputi:

· factor usia
Sebagian besar limfoma Hodgkin terjadi pada pengidap yang berusia 15-30 tahun dan lansia di atas 55 tahun. Sedangkan risiko limfoma non-Hodgkin akan meningkat seiring usia, khususnya lansia berusia di atas 60 tahun.

· factor keturunan
Faktor keturunan. Risiko Anda untuk terkena limfoma akan meningkat jika Anda memiliki anggota keluarga inti (ayah, ibu, atau saudara kandung) yang menderita jenis kanker yang sama.

· factor virus
Pernah tertular virus Epstein-Barr atau EBV. Virus ini menyebabkan demam kelenjar. Orang yang pernah mengalami demam kelenjar lebih berisiko mengalami limfoma Hodgkin.

· factor kekebalan tubuh
Sistem kekebalan tubuh yang lemah, misalnya karena mengidap HIV atau menggunakan obat imunosupresan.

· factor jenis kelamin
Limfoma lebih sering menyerang pria dibandingkan dengan wanita

Diagnosis dan Stadium Limfoma

Menanyakan gejala-gejala yang dialami pasien merupakan langkah awal diagnosis pada semua penyakit, termasuk limfoma. Riwayat kesehatan Anda dan pemeriksaan fisik juga akan Anda jalani
Jika dokter menduga Anda mengidap limfoma, dokter akan menganjurkan beberapa pemeriksaan atau tes untuk memastikan diagnosis. Langkah pemeriksaan tersebut meliputi:

· Tes darah dan urine. Melalui langkah ini, dokter akan mengetahui kondisi kesehatan Anda secara keseluruhan

· X-ray, CT, MRI, dan PET scan. Pemeriksaan ini digunakan untuk melihat tingkat penyebaran limfoma

· Biopsi untuk mengambil sampel kelenjar getah bening yang membengkak serta sumsum tulang.
 Biopsi, X-ray, CT Scan, MRI, dan PET Scan juga akan membantu dokter untuk menentukan stadium serta tingkat perkembangan limfoma yang Anda derita. Berikut ini adalah penjelasan singkat untuk stadium-stadium dalam limfoma.

Stadium 1 = kanker menyerang salah satu kelompok noda limfa.
Stadium 2 =kanker menyerang dua kelompok noda limfa atau menyebar ke satu organ di sekitar noda limfa, tapi hanya terbatas pada tubuh bagian atas atau bawah saja.
Stadium 3 = kanker menyebar ke kelompok noda limfa pada bagian atas dan bawah diafragma.
Stadium 4 = kanker sudah menyebar melalui sistem limfatik dan masuk ke organ atau sumsum tulang.

demikian artikel kami tentang Jenis Gejala  Dan Penyebab kanker limfoma, semoga artikel bermanfaat bagi anda semua
baca juga artikel kami tentang kanker darah dan waspada kanker pada anak

waspada kanker pada anak

Kanker adalah salah satu penyakit yang di takuti semua orang. Anda harus tahu, kanker  tidak hanya berisiko kepada orang dewasa saja tetapi bisa berisiko pada buah hati anda.

Beberapa study telah menemukan bahwa anak-anak rentan dan berisiko terhadap kanker.

Di lansir dari laman cancer.gov, bahwa saat ini semakin banyak jumlah penderita kanker yang masih berusia masih anak-anak.

Pada umumnya ada 5 jenis  kanker yang sering di jumpai pada anak-anak. Tetapi sangat di sayangkan orang tua sering mengabaikan nya, orang tua hanya menganggapnya sebagai penyakit biasa saja.

Supaya anda tidak mengabaikan kanker tersebut kami akan mengulas, Apa saja kanker tersebut?, bagaimana gejala dan apa penyebabnya?

Waspada Kanker Pada Anak
stop kanker

Jenis Kanker Pada Anak

Dari berbagai kasus dan data penelitian, menyebutkan bahwa anak-anak lebih rentan terhadap kanker, apa saja jenis kanker tersebut?

·         Kanker Darah (leukemia)
Kanker darah atau leukimaia adalah kanker yang menyerang sel-sel  yang membentuk sel darah dalam sumsum tulang.
Lebih jelasnya baca artikel kami tentang kanker darah (leukemia).
 
leukemia

·         Limfoma
Kanker limfoma adalah jenis kanker yang menyerang limfosit, yaitu sel darah putih yang membentuk system kekebalan tubuh seseorang.
Lebih jelasnya baca artikel tentang kanker limfoma
 
limforma

·         Kanker Mata (Retinoblastoma)
Kanker mata adalah kanker yang terjadi pada daerah di belakang mata yang peka terhadap cahaya (pada rentina). Kami juga telah mengulas pada artikel sebelumnya tentang beberapa gejala, penyebab dan mencegah kanker mata.
kanker mata


·         Kanker Tulang (Osteosarcoma)
Osteosarkoma adalah jenis kanker yang menyerang  tulang-tulang berukuran besar pada bagian yang memiliki tingkat pertumbuhan tercepat. Lebih jelasnya baca artikel tentang osteosarcoma
 
kanker tulang

·         Kanker Saraf (Neuroblastoma)
Neuroblastoma adalah kanker  pada system saraf yang kerap terjadi pada anak-anak.


Ketika kanker pada anak dapat di deteksi sejak dini,kemungkinan besar penyakit ini dapat di sembuhkan menurut penelitian dan pusat kesehatan.

Biarpun penderita kanker  tidak bisa di sembuhkan 100%,setidaknya ketika kanker dapat di deteksi sejak dini maka si penderita bisa bertahan hidup lebih lama.

Di butuhkan dukungan orang sekitar agar penderita kanker dapat pulih dengan baik, karena dengan adanya dukungan tersebut  membuat si penderita lebih kuat dalam menghadapi kanker yang di derita.

Gejala-Gejala Kanker Pada Anak

Orangtua bisa mengenali benjolan pada mata, leher, paru, perut, alat kelamin, otak, tangan, dan kaki sebagai tanda awal kanker pada anak. Selain benjolan, ada gejala gejala yang lain, berikut penjelasannya:

·         Gejala Pada Mata
Anda harus curiga jika mata anak  terlihat seperti mata kucing, merah, juling dan terjadi gangguan penglihatan.

Mungkin anda akan memberi obat tetes mata jika mata anak kemerahan, tetapi jika dalam waktu 3 hari mata anak tidak kunjung sembuh, anda harus segera membawanya ke pusat pengobatan seperti puskesmas atau rumah sakit. Karena bisa saja itu gejala awal dari kanker mata.

·         Gejala Pada Leher
Anda harus waspada jika menemukan benjolan pada leher anak yang dalam waktu singkat cepat membesar.selain kanker benjolan pada leher juga bisa di sebabkan infeksi pada gigi dan telinga

·         Gejala Pada Alat Kelamin
Benjolan akibat kanker pada alat kelamin lebih mudah dikenali pada anak laki-laki. Secara fisik anda bisa melihat tanda ini meliputi testis kanan dan kiri yang berbeda, organ yang terkena kanker menjadi lebih keras, dan tidak ada tanda infeksi.

Kanker pada alat kelamin biasanya juga merupakan hasil sebaran kanker yang lain, misalnya kanker darah (leukemia)

·         Gejala Pada Otak
Anda memang tidak bisa mengenali atau melihat benjolan pada otak anak. Tetapi anda tetap bisa mewaspadai gejala ini dengan melihat dampak yang timbul.

Dampak tersebut meliputi pusing, muntah yang menyemprot, lumpuh, dan gangguan keseimbangan.

·         Gejala Pada Tangan Dan Kaki
Benjolan pada tangan dan kaki biasanya mudah terlihat. anda harus waspada bila benjolan dibarengi demam atau nyeri.

Untuk memastikan bagaimana kondisi kesehatan anak yang sebenarnya, anda perlu mengajak anak untuk periksa ke rumah sakit atau dokter terdekat.

Ketika penyakit anak bisa dideteksi sejak dini, Pengobatan terbaik bisa dilakukan sejak dini dan anak pun akan pulih dengan baik.

Penyebab Kanker Pada Anak

·       Gen yang di wariskan dari orang,penyebab tersebut di percaya sebagai salah satu penyebab kanker pada anak,meski demikian, gen tidak selalu penyebab utama kanker pada anak.

·       Pola hidup yang tidak sehat, penggunaan bahan makanan dan keperluan sehari-hari yang mengandung pestisida serta zat kimia yang lain

·        Lebih jauh, adanya radiasi dari bahan kimia

Anda sebagai orang tua di haruskan  mengajarkan kepada anak-anak anda  untuk tidak merokok, makan dengan pola gizi seimbang, dan mengikuti program imunisasi yang berlaku di negara masing-masing.

Tujuannya agar anak-anak saat menginjak usia dewasa dapat terhindar dari kanker paru, kanker usus besar, kanker hati, kanker leher Rahim, dan jenis kanker  lainnya yang hanya dapat terjadi pada usia dewasa.

Banyak orangtua mempersalahkan dirinya karena anaknya terkena kanker. mereka beranggapan bahwa merekalah  penyebab dari semua permasalahan yang terjadi pada buah hatinya.

Semoga dengan artikel di atas tentang waspada kanker pada anak para orangtua sadar bahwa anggapan tersebut tidak benar dan semoga dengan artikel tersebut kita sebagai orangtua lebih peka terhadap kondisi anak, sehingga sesuatu hal yang tidak diinginkan dapat terhindar.

Jika artikel ini bermanfaat tidak ada salahnya anda membagikan ke orang tua yang lain di sosial media di bawah terima kasih.

Gejala Paenyebab Dan Mencegah Usus Buntu

Informasi kesehatan - Usus buntu merupakan organ yang berbentuk tabung kecil dan tipis berukuran sekitar 5 sampai dengan 10cm yang terhubung di Usus besar.

Belum ada yang tau mengapa kita mempunyai usus buntu dan pengangkatannya sendiri tidak mempengaruhi kesehatan.

Tetapi jika usus buntu mengalami peradangan dan pembengkakan, apendistis atau penyakit usus buntu bisa menimbulkan kompilasi serius.

Pada umumnya apendistis adalah penyakit yang sering di temukan pada seseorang yang berumur 10 sampai 20 tahun. Tetapi bisa saja penyakit ini menyerang siapa saja.

Waspadai jika anda mengalami sakit perut yang lama kelamaan makin parah. Hubungi ambulan untuk segera membawa anda ke dokter, jika sakit perut tiba-tiba bertambah parah da menyebar ke seluruh perut.

Gejala, penyebab dan mencegah usus buntu
http://informasykesehatan.blogspot.com/2016/02/gejal-paenyebab-dan-mencegah-usus-buntu.html
usus buntu

Gejala Penyakit Usus Buntu

Gejala awal usus buntu biasanya sakit perut di bagian tengah. Sakit yang di rasakan datang dan pergi setelah beberapa jam kemudian, rasa sakit akan berpindah ke bagian perut kanan bawah yaitu tempat usus buntu berada, kemudian bertambah parah dan terus terasa sakitnya.

Sakit yang di rasakan akan bertambah parah jika terjadi penekanan pada bagian yang sakit atau saat batuk dan berjalan. Beberapa gejala yang lain yang dapat menyertai sakit perut yaitu:

· Perasaan sakit pada pusar
Gejala usus buntu dapat berawal dari rasa sakit yang timbul pada bagian bawah pusar atau perasaan kurang nyaman lainnya. Perasaan kurang nyaman ini pun perlahan berpindah pada bagian bawah perut.

· Demam
Bukan hanya perasaan kurang nyaman yang di rasakan pada bagian perut tetapi muncul gejala yang lain yaitu demam,jika keadaan semakin buruk demam akan semakin tinggi.
baca juga artikel meremehkan sakit gigi dapat memicu diabetes

· Diare
Diare merupakan ciri khusus usus buntu, dari banyak kasus usus buntu diare dan sakit perut merupakan salah satu cirinya.

· Merasakan mual dan muntah
mual dan muntah merupakan gejala yang sepertinya ringan. Tetapi jika mual dan muntah terjadi dalam waktu yang sangat lama seperti dalam satu hari mual belum berhenti juga maka sebaiknya segera periksa ke dokter.

Itulah beberapa gejala usus buntu,penyakit ini sering di kira sebagai penyakit lain seperti keracunan makanan,sindrom iritasi yang parah dan inveksi saluran kemih.

Pada wanita sering mengira penyakit ini berhubungan dengan kandungan, seperti kehamilan ektopik dan nyeri menstruasi.

Konsultasikan ke dokter jika mengalami sakit perut yang perlahan semakin parah. Jika sakit perut di rasa tiba-tiba bertambah parah dan menyebar ke seluruh perut, ini bisa jadi mengindikasikan kemungkinan pecahnya usus buntu yang bisa menyebabkan pritonitis (infeksi serius pada lapisan perut bagian dalam).

Penyebab Usus Buntu

Saat ini penyebab pasti penyakit usus buntu belum di ketahui secara pasti sehingga pencegahannya pun belum di ketahui. Tetapi ada beberapa penyebab yang di percaya sebagai penyebab usus buntu di antaranya:

· Terjadi Penyumbatan pintu masuk oleh tinja
· Terjadinya pembengkakan pada kelenjar getah bening
· Bagian dinding usus buntu mengalami penipisan
· Krang minum air putih
· Kurang mengonsumsi makanan berserat
· Mengonsumsi berlebih makanan yang terdapat garam tinggi

Mencegah Usus Buntu

Sebelum kita mengidap penyakit usus buntu ada baiknya kita mencegah hal tersebut. Ada beberapa cara yang dapat kita lakukan diantaranya:

· Makanan berserat
Fungsi makanan berserat sendiri untuk membantu melancarkan pencernaan sehingga tidak terlambat.tetapi jangan mengkonsumsi makanan berserat secara berlebihan karena dapat mengakibat kan penyakit wasir dan usus buntu.

· Tidak menunda buang air besar
Menahan buang air besar dapat menyebabkan usus buntu mengalami pembengkakan. Jadi ada baiknya setelah kita merasa ingin buang air besar segeralah buang air besar dan jangan di tahan.

· Minum air putih
Air putih sendiri berfungsi untuk melancarkan pencernaan. Oleh karena itu minumlah air putih yang cukup supaya pencernaan menjadi lancar.
baca juga artikel mitos dan fakta air minnum

Itulah beberapa informasi tentang gejala penyebab dan mencegah usus buntu, mohon maaf kalo ada kesalahan yang tidak di sengaja oleh kami sekian dan terima kasih.

Ciri-Ciri Terkena HIV Dan Cara Penularannya Yang Wajib Anda Waspadai

Meskipun masyarakat Indonesia merupakan negara yang menganut budaya timur, tetapi kita harus tetap waspada terhadap ciri-ciri terkena HIV. Ya, meski mempunyai basis budaya timur dan merupakan negara yang beragama, sudah cukup banyak masyarakat Indonesia yang terinfeksi virus HIV, tidak memandang segi sosial, ekonomi atau gender. Berdasarkan fakta tersebut, ciri-ciri terkena HIV adalah pengetahuan yang sebaiknya diketahui oleh semua masyarakat, termasuk juga Anda.

Sayangnya sekali, ciri-ciri orang terkena HIV pada tahap awal pada umumnya selalu tidak disadari oleh para penderitanya. Tidak jarang pula banyak tenaga medis yang melewatkan keluhan pasien pada tahap awal terinfeksi penyakit ini karena gejalanya hanya menyerupai penyakit flu biasa, apalagi bila penderita tidak menceritakan riwayat yang memungkinkan dirinya dapat terkena HIV. Padahal, orang dengan infeksi HIV yang diketahui pada tahap awal dapat mendapatkan pengobatan sehingga memperlambat atau mencegah penyakit ini berkembang menjadi AIDS.

Waspadai Tanda-Tanda dan Ciri-Ciri Terkena HIV

HIV/AIDS

Apakah itu HIV? Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah suatu virus yang menyerang sistem pertahanan tubuh atau imunitas manusia. Infeksi virus HIV atau masuknya virus HIV ke dalam tubuh manusia akan mengakibatkan kelumpuhan sistem pertahanan tubuh hingga penderitanya akan rentan terkena berbagai macam infeksi mikroorganisme-bahkan mikroorganisme lemah yang tidak mampu menembus pertahanan tubuh orang sehat. Karena alasan di atas yang menyebabkan mengapa infeksi virus HIV merupakan suatu hal yang sangat berbahaya.


Sebelum mengetahui ciri-ciri terkena HIV, sebaiknya Anda mengetahui perbedaan antara HIV dengan AIDS. HIV merupakan virus yang menjangkiti tubuh manusia. Infeksi HIV yang baru terjadi pada umumnya tidak menimbulkan gejala yang mengganggu kualitas hidup seseorang, dengan kata lain membuat penderitanya tidak  berobat ke dokter atau rumah sakit. 

Virus HIV yang telah masuk ke dalam tubuh manusia mulai akan berkembang, bereplikasi dan perlahan melumpuhkan imunitas tubuh manusia. Menurut data statistik, virus HIV membutuhkan waktu sepuluh tahun (waktu rata-rata)untuk mengambil alih fungsi pertahanan tubuh manusia. Saat inilah penderita jatuh ke dalam penyakit AIDS atau Acquired Immune Deficiency Syndrome dan di sinilah penyakit ini memberikan banyak gejala yang mengkhawatirkan penderitanya.


Infeksi virus HIV yang baru terjadi akan memberikan gejala dalam tiga-enam minggu pasca infeksi tersebut. Tanda-tanda terkena HIV yang muncul, sayangnya termasuk ringan, sehingga sering tidak disadari penderitanya. Ciri-ciri terkena HIV ini akan bertahan selama beberapa minggu dan secara perlahan menghilang dan tidak mengakibatkan gejala lagi. 

Ciri-ciri terkena HIV pada tahap awal ini lebih jarang terjadi pada penderita yang terinfeksi virus ini dari penggunaan obat terlarang dari jarum suntik. Berikut adalah ciri-ciri orang terkena HIV yang terjadi tiga-enam minggu pasca infeksi virus yang umum terjadi:

  • Demam
  • Nyeri tenggorokan dan batuk
  • Pembesaran kelenjar (di leher, selangkangan, ketiak atau bagian tubuh lainnya)
  • Nyeri kepala
  • Tulang dan otot yang nyeri dan pegal
  • Mudah lelah, letih dan lesu
  • Penurunan berat badan yang tidak terlalu besar
  • Menurunnya nafsu makan
  • Mual, muntah
  • Diare
  • Muncul ruam kemerahan pada kulit
  • Luka pada organ intim
  • Luka pada mulut (seperti sariawan)
Ciri-ciri terkena HIV di atas sering diabaikan penderitanya dan akan menghilang setelah 1 minggu atau lebih dirasakan penderitanya. Kebanyakan, penderita infeksi HIV akan menjalani hidup tanpa gejala sakit HIV dan AIDS dalam jangka waktu yang cukup lama, dengan waktu rata-rata sepuluh tahun. 

Pada beberapa orang, gejala AIDS dapat muncul lebih cepat atau lebih lama daripada sepuluh tahun. Meskipun tanpa gejala, orang dengan infeksi HIV pada tahap ini tetap bisa menularkan virus HIV tersebut.

Jika penderita telah jatuh ke dalam tahap AIDS, banyak sekali gejala infeksi yang dapat dialaminya. Infeksi virus atau bakteri yang pada umumnya dapat sembuh sendiri pada orang normal, menjadi tidak dapat disembuhkan tanpa obat pada penderita AIDS. 

Ciri-ciri terkena HIV yang telah menjadi AIDS lainnya adalah adanya infeksi pada organ-organ yang tidak lazim terkena infeksi, dan konsekuensinya, menjadi lebih sulit disembuhkan. Berikut adalah ciri-ciri terkena HIV yang telah berkembang menjadi AIDS:
  • Infeksi paru karena bakteri dan kuman TBC : batuk, demam dan sesak napas
  • Infeksi jamur Candida pada mulut : terdapat substansi berwarna putih seperti keju yang melekat pada lidah, mukosa mulut dan tenggorokan
  • Nyeri menelan yang disertai infeksi Candida pada mulut
  • Sariawan berulang, terutama di tenggorokan, langit-langit mulut dan gusi yang terasa nyeri
  • Diare persisten atau kronik atau yang berjalan lebih dari 2 minggu
  • Penurunan berat badan yang drastis
  • Demam yang sering muncul, meski suhunya tidak terlalu tinggi
  • Luka pada daerah bokong
  • Hepatitis : sakit pada liver dengan gejala kuning, demam, mual dan muntah
  • Muncul keringat pada malam hari
  • Keputihan yang sangat gatal dan berulang pada perempuan
  • Menstruasi yang tidak teratur

Bagaimana Cara Penularan HIV?

penularan HIV

Meskipun HIV merupakan penyakit yang cukup tenar di seluruh dunia, beberapa orang masih belum mengetahui darimana saja virus HIV dapat masuk ke dalam tubuh manusia. Masih banyak mitos yang masih belum terbukti kebenarannya yang beredar di masyarakat. Untuk meluruskan mitos atau isu tersebut, simak apa saja hal yang dapat menjadi media penularan virus mematikan ini dari orang ke orang:

· Melalui darah

Darah penderita HIV mengandung virus HIV dan dapat ditularkan ke manusia lain bila darah tersebut kontak dengan jaringan tubuh kita yang terbuka (sedang luka juga).

· Melalui cairan alat kelamin dan air ketuban

Sama seperti darah, cairan alat kelamin yang kontak dengan kulit atau mukosa yang luka lah yang akan menularkan virus HIV.

· Melalui ASI

Ibu penderita HIV disarankan untuk tidak memberikan ASI pada anaknya karena berisiko menularkan penyakit ini.

· Melalui jarum suntik

Jarum suntik yang digunakan di fasilitas kesehatan jaman sekarang ini pastilah merupakan jarum baru untuk tiap individu. Waspadai penggunaan jarum suntik bersama, misalnya pada praktik penyuntikkan obat terlarang.

· Melalui tindikan dan tato

Alat tindik dan tato yang digunakan berulang kali dan tidak disterilkan bisa menularkan virus HIV.


· HIV tidak menular melalui sentuhan, air liur dan air keringat

Jadi, Anda  tidak perlu takut bersentuhan dengan penderita HIV yang tidak mempunyai luka terbuka pada tubuhnya.

Mengetahui ciri-ciri terkena HIV merupakan hal yang harus diketahui banyak orang jaman sekarang ini. Dengan mengetahui ciri-ciri terkena HIV, mereka yang curiga akan kemungkinannya terinfeksi penyakit ini dapat mendapatkan pengobatan secara dini sehingga mengurangi kemungkinan terjadinya penyakit AIDS dan komplikasi mematikan lainnya. Ingat pula untuk selalu menjaga moral dan perilaku kita agar mengurangi kemungkinan tertular virus mematikan ini.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang ciri-ciri terkena HIV dan cara penularannya yang wajib anda waspadai, semoga informasi kesehatan tersebut dapat bermanfaat untuk anda semua terima kasih.... 

30 Jenis Penyakit Kulit Dan Penyebabnya

informasi kesehatan- Pada kesempatan kali ini kami akan membahas tentang macam dan jenis penyakit kulit. Pada umumnya jenis penyakit kulit sendiri begitu banyak mulai dari yang ringan hingga yang berat, pada umumnya penyakit kulit bisa diakibatkan oleh bakteri, alergi, jamur atau juga virus, yang bisa menyerang manusia.

Hal tersebut tergantung sistem kekebalan tubuh anda, jika sistem kekebalan tubuh seseorang lemah, maka orang tersebut dapat terserang penyakit kulit.

Bagi anda yang memiliki jenis penyakit kulit seperti bisul apalagi terletak dibagian yang sensitif. pasti membuat anda sangat menderita sekali, kenapa ? karena anda tidak dapat duduk secara bebas. 

Memang penyakit kulit seperti bisul bisa mengganggu kegiatan anda sehari­-hari, maka dari itu anda harus rajin menjaga kebersihan supaya anda terhindar dari penyakit kulit seperti bisul.

Kemudian apa saja jenis penyakit kulit ? Berikut ini adalah jenis penyakit kulit dan gejalanya yang perlu anda waspadai.

30 Jenis Penyakit Kulit Beserta Penyebabnya


1. Jenis penyakit kulit ­ Bisul

Penyakit kulit seperti bisul bisa diakibatkan oleh infeksi bakteri (staphylococcus aureus). Penyakit bisul memiliki ciri yang khas seperti adanya benjolan besar, kulit berwarna merah dan berisi nanah, bisul bisa muncul pada bagian yang lembab seperti pantat, ketiak, lipatan paha, leher dan kepala. 

Faktor penyebab penyakit kulit bisul pada umumnya adalah Kurang menjaga kebersihan diri, bahan kosmetik yang menyumbat pori-pori kulit, luka yang telah terinfeksi, dan pelemahan diabetes.

Untuk menghindari penyakit ini, anda bisa menjaga kebersihan anda secara rutin serta mengkonsumsi buah agar sistem kekebalan anda dapat terjaga.

2. Jenis penyakit kulit ­ Kurap

Penyakit kulit seperti kurap dapat diakibatkan karena jamur. Gejala penyakit kulit (kurap) pada umumnya terdapat lingkaran dan bercak putih, bersisik lembab, terasa gatal, berair dan kulit jadi tebal.

Penyakit kulit kurap dapat muncul pada bagian tekuk leher dan kulit kepala, faktor penyebab penyakit kulit kurap adalah kurang menjaga kebersihan, maka agar terhindar penyakit ini anda harus rajin menjaga kebersihan tubuh.

3. Jenis penyakit kulit ­ Kudis 

Penyakit kulit seperti kudis dapat diakibatkan oleh sarcoptes scanbie var hominis. Gejalanya penyakit kulit kudis seperti kulit terasa sangat gatal pada malam hari, biasanya kudis bisa timbul dibagian sela­sela tangan, jari kali, pinggang, dibawah ketiak dan lain sebagainya.

Penyakit kulit kudis merupakan penyakit yang mudah menular. Secara sengaja atau bisa juga tidak sengaja bila tersentuh pada bagian kudis, untuk menghindari penyakit kudis, anda bisa menjaga kebersihan diri dan lingkungan disekitar anda.

4. Jenis penyakit kulit – Jerawat

Pasti semua orang sudah pernah merasakan penyakit kulit yang satu ini yaitu jerawat. penyakit kulit jerawat merupakan penyakit yang sangat umum terjadi pada manusia, jerawat dapat diakibatkan oleh bakteri yang berkembang di pori­-pori kulit, sehingga dapat menyebabkan jerawat.

Selain timbul pada wajah, jerawat juga bisa timbul di bagian tubuh yang lain. Cara untuk mencegah penyakit kulit seperti jerawat, yaitu dengan cara rajin menjaga kebersihan diri dan selalu mencuci muka.

5. Jenis penyakit kulit – Herpes

Jenis penyakit kulit seperti herpes dapat diakibatkan oleh infeksi bakteri dan virus. 

Penyakit kulit herpes ada dua jenis, dikarenakan ada dua virus yang dapat menyebabkan herpes seperti virus herpes simpleks (HSV) dan virus varicella zoster.

6. Jenis penyakit kulit – Campak
Jenis penyakit kulit seperti campak dapat disebabkan oleh virus. Penyakit kulit campak pada umumnya sering menyerang pada anak-­anak, penyakit ini merupakan penyakit akut menular.

Gejala penyakit kulit campak contohnya seperti demam, pilek dan bersin, nafsu makan menjadi turun, badan terasa lesu, dan radang mata. Setelah beberapa hari kemudian akan timbul ruam merah yang gatal di beberapa bagian tubuh.

7. Jenis penyakit kulit – Cacar air 

Jenis penyakit kulit seperti cacar air diakibatkan oleh virus. Ketika penyakit kulit cacar air menyerang, tubuh akan mengalami demam, kemudian pada permukaan kulit muncul bintik-­bintik merah yang berisi air dan cepat menyebar.

Untuk anda yang menderita penyakit kulit cacar air, Jangan di garuk, karena setelah sembuh akan meninggalkan bekas.

Setelah beberapa hari kemudian, bintik-­bintik tersebut akan mengering secara perlahan­, disarankan untuk mengkonsumsi banyak vitamin seperti buah­-buahan dan istirahat yang cukup, agar mempercepat proses penyembuhan.

8. Jenis penyakit kulit – Ketombe 

Jenis penyakit kulit seperti ketombe mempunyai gejala seperti. Berminyak, kulit merah, bersisik, terasa gatal dan bau, penyebab ini diduga seboroid yang terjadi dikulit kepada atau sering disebut ketombe.

9. Jenis penyakit kulit – Panu 

Jenis penyakit kulit seperti panu dapat disebabkan oleh jamur. Penyakit kulit panu ditandai dengan bercak putih, jika berkeringat terasa gatal.

Bercak tersebut dapat berwarna putih, merah atau coklat tergantung warna kulit tersebut. Penyebab timbulnya penyakit kulit panu disebabkan kurangnya menjaga kebersihan.

untuk mengatasi panu tersebut dengan cara rajin membersihkan, diri dan harus segera diatasi karena panu cepat menyebar.

Anda dapat memanfaatkan daun sirih + kapur sirih yang dicampur kemudian oleskan pada bagian panu.
Baca juga artikel manfaat wortel bagi kesehatan
10. Jenis penyakit kulit – Sariawan

Jenis penyakit kulit seperti sariawan disebabkan karena adanya pembengkakan pada jaringan lunak. Penyakit kulit sariawan menimbulkan rasa sakit pada bagian mulut atau pada bibir, yang berbentuk luka terbuka dan terasa sakit. Penyakit sariawan umum terjadi pada setiap orang. 

11. Jenis penyakit kulit – Kutil 

Jenis penyakit kulit seperti kulit disebabkan oleh virus human papillmavirus. Penyakit kulit kutil dapat menular dan tidak baik untuk estetika.

12. Jenis penyakit kulit – impetigo

Jenis penyakit kulit seperti impetigo diakibatkan oleh dua bakteri staphylococcus pyogenes atau staphylococcus aureus. 

Untuk merawat penyakit ini tergantung jenis bakteri apa yang menyerang, penyakit ini termasuk penyakit yang menular, impetigo bisa muncul dibagian leher, wajah, atau juga di tangan.

Penyakit impetigo sering menyerang pada anak atau pada bayi yang baru lahir, penyakit kulit impetigo jarang terjadi pada orang dewasa. Tetapi penyakit kulit ini dapat sembuh dengan sendirinya dalam waktu dua hingga tiga minggu.

13. Jenis penyakit kulit – Eksim

Jenis penyakit kulit seperti eksim bisa ditandai gejala seperti gatal­-gatal pada kulit, kulit menjadi merah, kulit pecah­-pecah, bersisik, dan terdapat gelembung-gelembung kecil yang isinya air atau nanah. Bagian kulit yang sering terkena eksim adalah pada bagian kaki, tangan, telinga dan lipatan paha.

14. Jenis penyakit kulit – Psoriasis 

Jenis penyakit kulit seperti psoriasis ini adalah penyakit yang sulit untuk didiagnosa. Penyakit kulit psoriasis merupakan penyakit yang tidak menular, gejala penyakit kulit psoriasis muncul bercak merah dan diatas terdapat sisik putih yang tebal serta menempel berlapis. Jika anda garuk maka sisik putih tersebut akan rontok.

15. Jenis penyakit kulit – Melanoma

Jenis penyakit kulit seperti melanoma merupakan penyakit kanker kulit. Penyakit kulit melanoma adalah penyakit berbahaya, karena bisa menyebabkan kematian jika tidak segera mendapat pengobatan. 

Penyakit kulit melanoma merupakan penyakit kanker kulit yang bisa menyebabkan perubahan pada tahi lalat. Salah satu tanda timbulnya penyakit melanoma adalah tahi lalat yang membesar, terjadi perubahan warna tahi lalat, dan peradangan disekitar tahi lalat.

16. Jenis penyakit kulit – Seborrheic keratosis

Jenis penyakit kulit seperti seborrheic keratosis adalah jenis penyakit yang tidak berbahaya. Akan tetapi penyakit ini dapat membuat penderita menjadi minder atau malu.

Tetapi penyakit ini sering dibedakan antara penyakit seborrheic keratosis dengan melanoma. Melanoma merupakan penyakit kanker kulit yang berbahaya.

Jika kulit anda tiba-­tiba menjadi berubah segera konsultasi diri ke dokter kulit. Penyakit kulit seborrheic keratosis dapat muncul pada bagian perut, dada dan bahu.

Ciri­-cirinya kulit bengkak dan terasa kasar, kulit terasa tebal, berbentuk oval dan berwarna coklat, putih atau kunning.

Orang yang terkena penyakit kulit seborrheic keratois dikarenakan faktor genetic, sering terkena UV dan faktor usia.

17. Jenis penyakit kulit – Lepra

Jenis penyakit kulit seperti lepra dapat diakibatkan oleh bakteri mycobacterium. Gejala penyakit lepra ditandai dengan kulit terlihat mengkerut, dan jika telah akut bakterinya dapat mengkonsumsi daging atau kulit.

18. Jenis penyakit kulit – infeksi jamur

Jenis penyakit kulit seperti infeksi jamur diakibatkan oleh jamur. Jamur yang tumbuh pada permukaan kulit, yang bisa menyebabkan kerusakan kulit serta terasa gatal. Bila tidak segera ditangani akan cepat menyebar.

19. Jenis penyakit kulit – Keloid 

Jenis penyakit kulit seperti keloid yang bisa timbul disekitar luka. Untuk memperbaiki luka pada kulit, akan tetapi keloid tersebut berkembang tidak terkendali yang bisa meninggalkan daging seperti menonjol pada luka tersebut, bahkan bisa lebih besar daripada lukanya.

20. Jenis penyakit kulit – Lupus 

Jenis penyakit kulit seperti lupus disebabkan sistem kekebalan tubuh terganggu. Sehingga virus bisa masuk melalui kulit, penyakit lupus bisa menjadi masalah berlanjut jika tidak segera diatasi seperti ginjal, kulit, bahkan sistem syaraf.

21. Jenis penyakit kulit – Hemangioma 

Jenis penyakit kulit seperti hemangioma adalah pertumbuhan daging pada kulit namun bukan penyakit kanker.

Penyakit hemangioman diakibatkan organ dalam biasanya pada hati, penyakit ini tidak disebabkan dari faktor luar. Orang yang terkena penyakit kulit hemangioma kemungkinan sudah dari lahir.

22. Jenis penyakit kulit – Rosacea 

Jenis penyakit kulit seperti rosacea merupakan ganggun penyakit kronis. Penyebab belum diketahui secara pasti.

Ciri khasnya dari penyakit kulit rosacea adalah terdapat lingkaran kecil yang berwarna merah dan berisi nanah. Penyakit rosacea bisa timbul di hidung, pipi, dan kening.

23. Jenis penyakit kulit – Necrotizin Fascitis

Jenis penyakit kulit seperti necrotizing fascetis diakibatkan oleh bakteri streptococcus. Infeksi jaringan lunak yang bisa menghancurkan jaringan kulit, otot dan jarinan penghubung. 

Bakteri ini menyebar sangat cepat, infeksi ini bisa terjadi dari luka kecil. Jika anda terkena infeksi bakteri streptococcus segera konsultasikan diri pada kedokter kulit.

24. Jenis penyakit kulit – Cutaneous Candidiasis 

Jenis penyakit kulit seperti cutaneous candidiasis diakibatkan oleh bakteri. Penyakit ini tidak mengganggu kesehatan, kecuali jika terdapat jamur candida kemungkinan bisa menyebabkan gangguan kesehatan. Penyakit kulit candidiasis bisa ditangani dengan cara perbaikan kesehatan tubuh dan hygiene. 

25. Jenis penyakit kulit – Vitiligo 

Jenis penyakit kulit seperti vitiligo diakibatkan oleh kehilangan pigmen kulit. Pigmen berguna sebagai pewarna kulit, jika kehilangan pigmen tersebut, maka bisa menyebabkan sebagian warna kulit menjadi bercak putih. 

Penyakit kulit vitiligo tidak bisa disembuhkan jika sel pigmen pada kulit sudah tidak ada, akan tetapi jika masih ada pigmen pada kulit kemungkinan kulit dapat normal kembali.
baca juga artikel manfaat lidah buaya untuk kesehatan dan kecantikan
26. Jenis penyakit kulit – Selulitis 

Jenis penyakit kulit seperti selulitis diakibatkan oleh infeksi bakteri. Ciri penyakit kulit yaitu selulitis adalah kulit berwarna merah, lunak dan terasa panas, dan bintik merah tersebut dapat menyebar dengan cepat.

Selulitis bisa terasa nyeri dan sangat sakit, selulitis bisa terjadi pada kaki, dan juga pada tubuh. Penyakit selulitis harus segera ditangani karena penyakit ini cepat menyebar dan membahayakan. 

27. Jenis penyakit kulit – Hypohidrosis 

Jenis penyakit kulit seperti hypohidrosis adalah penyakit yang tidak bisa mengeluarkan keringat seperti normalnya. Dikarenakan kelenjar keringat tidak berfungsi dengan baik lagi. 

Tidak mampu berkeringat dengan normal bisa menyebabkan tubuh menjadi panas, efeknya akan menyebabkan kejang­-kejang dan juga dapat menyebabkan kematian. 

28. Jenis penyakit kulit – Decubitus ulcers 

Jenis penyakit kulit seperti decubitus ulcers adalah penyakit luka terbuka pada kulit. Penyakit kulit decubitus ulcers biasanya muncul dibagian pantat, punggug, ankle ataupun pinggul. Penyakit kulit decubitus ulcers sering terjadi pada orang tua, cacat atau lumpuh. 

29. Jenis penyakit kulit – Dermatomyositis 

Jenis penyakit kulit seperti dermatomyositis penyakit yang belum diketahui secara pasti penyebabnya. Tetapi para ahli memperkirakan penyakit dermatomyositis penyebabnya hampir mirip dengan penyakit auto immune. 

Penyakit dermatomyositis adalah penyakit pembengkakan kulit cukup langka. Dimana otot yang membengkak, dan otot menjadi terasa lemas, penyakit dermatomyositis dapat menyerang orang dewasa dan anak­-anak. 

30. Jenis penyakit kulit – Molluscum contagiosum 

Jenis penyakit kulit seperti molluscum contagoisum diakibatkan oleh virus molluscum. Virus ini bisa menyebabkan tumor jinak, dengan berciri-­ciri terdapat benjolan kecil pada kulit.

Itulah beberapa ­jenis penyakit kulit dan penyebabnya yang perlu anda waspadai. Semoga informasi kesehatan diatas dapat bermanfaat untuk kita semua dan demikian mengenai jenis dan penyebab penyakit kulit.